May
18
2012
0

Kekuatan air ludah

allah tidak menjadikan semua organ manusia tidak bermanfaat melainkan bermanfaat dan berguna bagi setiap manusianya sendiri.tidaklah kalian ingat apa yang telah diprerbuat oleh organ luar dan organ dalam kalian,sehinga anda menjadi seperti sekarang ini

coba kalian  pikirkan berapa liter air ludah dalam sehari yang telah kalian buang,mungkin lebih dari satu liter perhari.padahal jika kalian mengetahui apa kasiat air ludah bagi tubuh anda anda pasti akanberfikir dua kali untuk  membuangnya.seperti yang sudah saya jelasan di atas ,semua alat alattubuh yang ada dalam tbuh ita pasti berguna,jika kalian telaah lagi fungsi dari air ludah sendiri iaah mengikat emak yang berada di lambung dan membuangnya bersama feses,hal tadi bisa kita ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari,shabis makan di usahakan jangan meminum dahulu selama 5 menit  da sahakan menelan air ludah sebanyak-banyaknya fungsinya memberi dorongan makanan dari esofagus ke lambung dan mengikat lemak yang masuk bersamaan dengan makanan,di dalam ,lambung ludah akan berfungsi mengikat lemak.

 

Written by alex in: Arofta,BERITA PONDOK |
May
17
2012
0

Ledakan kesuksesanmu dengan niat

YOU CAN IF YOU THINK YOU CAN!”kamu bias jika kamu berfikir bisa”! Benar,kalimat yang baru and abaca atau anda sudah pernah membacanya saya tegaskan itu bukan permainan  kata-kata biasa melainkan itu fakta kongkret.beribu-ribu persen saya yakin anda tidak harus menyandang gelar sarjana S2 untuk memahami kalimat di atas. Nah.. sekarang  duduk tenang  di depan monitor  anda dan bacalah artikel ini  dengan teliti dan baik-baik karena kamu akan saya tnjukan bagaimana kesuksesan berawal dari niat dalam hati.

Jka kalian telaah kebelakang suatu perusahaan sukses dulunya pasti bermodalkan niat untuk membuat suatu perusahaan yangtada tanding.nah.. berarti niat adalah modal awal bagi kalian para penyandang gelar kebelum suksesan  untuk mendalami niat dan merealisasikan impian anda.anda pasti tahu pencipta lampu yang sekarang ini banyak  menyala di rumah anda coba anda telaah kepada figure itu ,dia banyak melakuakan percobaan  beberapa kali  hinggga rumahnya terbakar karena ulahnya,harusnya anda mencontoh figur  itu jika kalian mau sukses, saya sih Cuma ngasih tau aja,bahwa untuk meraih kesuksesan butuh banyak pengorbanan keras.kembali pada topic dan saya tegaskan  lagi bahwa niat itu penting ntuk menyoong setiap impia anda.

Para pembaca sekalian cukuplah sudah pemaparan mengenai”kamu bias jika kamu berfikir bisa”.semoga bermanfaat  kujungi terus situs saya , banyakpostingan yang menarik lainya

Written by alex in: Arofta |
May
17
2012
0

keindahan yang dipancarkan oleh setan

Apakah pandangan kedua menimbulkan dosa besar
Kerap kali pemuda-pemudisekarangmencuri curi pandang dengan lawan jenis,padahal rosulluloh sendiri sudah melarang /mengharamkan perbuatan tersebut. Tetapi mengapa dari kitanya sendiri masih suka curi-curi pandang dengan lawan jenis kita masing-masing, dan dari sayyiah aisyah nabi tidak pernah melihat aurat beliau dan beliau sendiri tidak pernah melihat aurat nabi],dan inilah yang diajarkan nabi dalam kehidupan rumah tanggganya,subhanallah.
Bisakah seseorang laki-laki tidak melihat perempuan atau sebaliknya ,tetapi hal ini mustahil bagi kita,dan di terangkan lagi pandangan kedua itu membuat dosa,barang siapa melihat perempuan dengan pandangan syahwat maka nanti matanya tersebut akan di tusuk dengan timah panas, Subhanallah betapa mengerikannya siksa neraka tersebut,maka mulailah dari sekarang juga jagalah mata kalian jangan sampai melihat lawan jenis dengan pandangan syahwat. Bagaimana kalau pandangan yang di paksa,contohnya: dokter kandungan atau Hakim yang sedang menghakimi lawan jenis,jika hal itu terjadi mau tidak mau kalian harus memandangnya ,jika itu terjadi dalam kehidupan mu maka dalam syariat ,perbuatan tersebut tidakapa-apa (tidak menimbulkan dosa).sahabat rosul pernah bertanya kepada rosul,ya..rosul saya akan melamar seorang gadis,lalu rosul bertanya apakah kamu sudah melihatnya ? lalu sahabat menjawab belum,lalu rosul berkata pulanglah .jadi dari kesimpulan di atas ialah karena hal ini akan berdampak dengan kelanggengan rumah tanganya,dan pada saat sahabat melihat gadis yang akan di nikahiya, duduk di belakangnya ada syetan yang menghiasi perempuan tersebut,agar siapapun yang melihatnya akan melihat keindahan yang di pancarkan oleh syetan.

Written by alex in: BERITA PONDOK |
Jan
27
2012
1

Wanita sebagai ladang maksiat


Begitu agung dan mulianya seorang wanita disisi robb sang pencipta ,membuat lelaki begitu resah,karena itu mereka tebarkan aroma-aroma  pemincut hawa nafsu atas nama keagungan dan kecantikan,mereka ubah larangan rosulnya sebagai racun beraroma coklat strabry yang tampak begitu memngoda,dan lihat saja racun itu telah datang dan mengubah aklak wanita muslim  di sekitar kita.
Sekarang banyak wanita muslim yang tertarik mengikuti tren zaman sekarang  hanya untuk berpenampilan  keren dan memuaskan hawa nafsu atas nama tren mode ,padahal allah telah memberikan  ancaman  yang begitu menakutkan.dan dua golongan dari penghuni neraka  yang tak pernah kulihat yang seperti mereka berdua yaitu orang-orang yang membawa cemeti seperti ekor-ekor sapi,yang dengan cemeti itu mereka memukul manusia dan wanita yang berpakaian tapi telanjang,berlengak-lengok dan bergoyang-goyang mereka tak masuk surga dan tak mencium baunya ,seharusnya bau surga itu bias tercium dari jarak perjalanan sekian lama. Dan yang lebih mengerikan lagi ,banyak wanita  sekarang  tergiur dan terjebak  oleh gemerlapnya dunia .mereka tinggalkan  singgasana  kemulyaan danberlari menuju  gemerlapanya dunia,yang mereka tak tau itu akan  menghantarkan mereka pada neraka  atas nama kedudukan dan popularitas.

Written by alex in: BERITA PONDOK |
Nov
09
2011
0

Keikut sertaan abah

Bumiayu (GP-Ansor): Pengasuh Ponpes Al Hikmah 02 Benda, Kecamatan Sirampog, Brebes, KH Masruri Mughni membantah bahwa Ketua Dewan Syuro PKB KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sudah mengantongi nama untuk diajukan dalam pemilihan Bupati Brebes, November mendatang.
Kiai kharismatik itu juga menegaskan Gus Dur tidak ikut campur dalam Pilkada Brebes. “Aku ora melu-melu Pilkada Brebes, kata Masruri mengutip pernyataan Gus Dur saat dirinya menelepon mantan presiden RI IV itu. Pernyataan Masruri itu disampaikan kepada wartawan, usai acara pembukaan Kemah Pelajar Anti-Narkoba se-Jateng di Pondok Pesantrennya, Selasa (26/6).

Sama halnya Gus Dur, Rois Syuriah DPW NU Jateng periode 2003-2008 itu juga menegaskan, bahwa dirinya tidak akan turut campur dalam Muskit PKB Brebes. Dia hanya berharap, siapa pun pemimpin Brebes yang akan datang memenuhi dua kriteria, yakni kuat dan amanah. Sebab, pemimpin yang memenuhi dua kriteria itu, diyakini sanggup membawa Brebes lebih maju. “Saya mamum saja. Kan sudah ada mekanismenya sendiri, yakni melalui musyawarah kebangkitan (Muskit), katanya.

Namun demikian, meski mekanisme penjaringan calon bupati dan wakilnya ada pada muskit, Masruri mengisyaratkan bahwa hasil muskit yang nantinya akan direkomendasikan kepada DPP belum tentu direstui. Belum tentu hasil muskit direstui, karena DPP juga memiliki tim khusus, katanya.

Pada penjaringan calon bupati melalui Muskit yang diselenngarakan di Islamic Centre Brebes, Minggu (24/6) berhasil menetapkan sejumlah nama sebagai calon bupati dan wakil bupati. Diantaranya, calon bupati masing-masing Ketua Tanfidz DPC PKB Brebes Asmawi, Ketua Dewan Syuro DPC Kiai Subhan, Wakil Bupati Ir. Faris, dan dua kandidat lainnya. Untuk wakil bupati urutan pertama diduduki Sekda Brebes, Khaeruri anggota FKB DPRD Brebes, Wahyudin (Goyud) dari Golkar, dan tiga nama lainnya. Nama-nama tersebut nantinya akan dikirim ke Jakarta untuk mendapatkan rekomendasi dari DPP PKB.

 

 

Written by alex in: BERITA PONDOK |
Nov
09
2011
0

Bergerak majulah hai para pemuda ansor

Brebes (GP Ansor Online): Rais Syuriyah Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama Jawa Tengah KH Masruri Mughni meminta agar Gerakan Pemuda (GP) Ansor bisa berbakti seperti Matahari yang mampu memberi pertolongan sepanjang hari. Tidak tergantung pada moment atau pun garapan yang kagetan.

“Ansor, harus terus bergerak bulat dan tampak besar sepanjang waktu seperti matahari,ujar KH Masruri Mughni saat menerima rombongan Pimpinan Pusat (PP) hasil Kongres XIV Surabaya lalu, di rumah kediamannya Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Sirampog Brebes Kamis (3/2).

Pergerakan Ansor, lanjut Kiai, jangan seperti bulan. Yang memberikan penerangan tidak sepenuhnya dan tergantung pada penanggalan. Artinya, Ansor jangan hanya bersemangat pada awal terbentuknya kepengurusan saja. Selanjutnya hanya bisa bergerak pada hari-hari tertentu saja.

Lapangan kerja Ansor, kata Kiai, pastilah banyak karena sifat dasarnya Ansor sebagai penolong. Jangan hanya melakukan kegiatan kalau sedang ramai-ramainya Pemilihan Kepala Daerah atau Presiden. Menurut Kiai masih banyak warga NU yang bisa dilayani. “Saatnya Ansor ngurus warga yang tidak ada kepedulian terhadap agama, himbaunya.

Kiai Masruri juga mengkritisi agar aksi Ansor jangan menjadi gerakan Thoriqoh. Karena anggota Ansor terdiri dari generasi muda yang produktif. “Ciptakan aksi-aksi yang produktif, pungkasnya.

Dalam silaturrahim tersebut Nusron selaku Ketua terpilih PP Ansor Periode 2011-2016 memohon restu kepada Rais Syuriyah PWNU Jateng ini, untuk melaksanakan rencana program yang hendak dilaksanakan oleh PP Ansor antara lain revitalisasi tradisi Ansor yang selalu mengawal Islam keindonesiaan, sistem kaderisasi Ansor mengingat Pemuda Ansor adalah generasi pemimpin masa depan, pemimpin pemuda, pemimpin NU dan pemimpin bangsa, dan pemberdayaan kearifan atau potensi warga Ansor.

Kiai Masrusi merespon sangat positif apa yang direncanakan Nusron. baginya, berorganisasi di Ansor itu sama halnya dengan œngemong bayinya KH Hasyim Asyari. maka sudah semestinya dalam menjalankan kepemimpinan Ansor harus mengacu kepada apa yang telah diamanatkan oleh KH Hasyim Asyari.

Ia juga mengemukakan kebiasaan Ansor akhir-akhir ini dalam melakukan kegiatan, mulai meninggalkan tradisi Ke-NU-an, dimana kegiatan-kegiatan Ansor lebih suka bertempat di hotel ketimbang di pesantren,padahal menurutnya,

“Di Pesantren mempunyai fasilitas yang tidak kalah dengan hotel, bahkan akan lebih efisien dan efektif apabila kegiatan-kegiatan Ansor di tempat di pesantren, katanya.

Silaturrahmi PP GP Ansor dipimpin langsung Ketua Umum Terpilih Drs H Nusron Wahid MSi, Sekretaris Umum Moh Aqil Ilham, Jajaran Ketua Juri Ardiyantoro, Rahmat Hidayat dan Wakil Sekretaris Mukhtar Hadiyu P.

Sebelumnya, rombongan mengadakan silaturahmi secara berantai ke berbagai pondok pesantren di wilayah Jawa Tengah seperti Gus Mahfudz Purworejo, Gus Yusuf Tegalrejo Magelang, Gus Hamid Ploso dll.

 

Written by alex in: Arofta |
Nov
09
2011
0

Istikomah menjadi kunci sukses


Bagaimana kesibuan beliau romo KH. Moch. Masruri Abdul Mugni  sama sekali tak mengurangi keistiqomahan untuk menjaga waktunya, selain sebagai pengasuh Pondok Pesantren  Al Hikmah 2, Rois Syuriah PWNU Jawa Tengah, Pengurus Majelis Ulama (MUI) Jawa Tengah beliau juga  tercatat aktif sebagai Pengurus Badan Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (BP MAJT)

Dapat dibayangkan berapa banyak amanah yang mesti beliau laksanakan.  Hingga tak jarang Beliau kerap harus tindak pulang-pergi Benda-Semarang untuk menunaikan amanahnya.

Nyatanya, Beliau tetap demikian istiqomah rawuh dan ngasto dipengajian santri-santrinya. Beliau selalu berusaha menjaga efektifitas waktunya. Ngasto, menemui tamu, memikirkan pesantren, umat dan  bermacam kesibukan lain.

Satu kali, dibulan Ramadhan kemarin. Tepatnya hari Kamis, 16 Ramadhan 1431 H.Saya bersama rekan lainnya, sehabis shalat shubuh telah berada di masjid. Menunggu kedatangan Beliau ngasto Tafsir Jalalain seperti biasanya. Beliau saat itu masih ngasto di PTQ Al Hikmah, rutin setiap selasa, rabu dan kamis pagi. Abah datang pengajian pun segera dimulai, ketika itu beliau menerangkan tentang jenis-jenis pangan yang disebutkan keharamannya dalam Al Quran.

Selesai ngaji sekitar pukul 07.00 ternyata Ibu-Ibu pengajian telah menanti di teras Masjid. MasyaAllah, sepagi ini Beliau telah ngasto tiga pengajian. Padahal satu pengajian saja, saat dulu belajar ngisi di Madin sudah cukup melelahkan bagi saya. Padahal umur Beliau jauh lebih sepuh dibanding saya.

Menjelang siang, jadwal pengajian beliau Ihya’ Ulumuddin. Sekitar pukul. 10.00 kami pun telah berada di ndalem Abah, wisma lantai satu. Menunggu cukup lama, ternyata beliau sedang ngasto pengajian santri MTs dilantai duanya. Bakda selesai, Abah langsung membacakan kitab IhyaUlumuddin.

Sudah lima pengajian Beliau Asto dalam hari itu, dan masih ada lima pengajian lain yang menunggu beliau asto. masing-masing kitab Riyadhussholihin untuk Mahasiswa Mahad Aly dan STAIBN, kitab ‘Idhotun Nasyi’in sentral di Masjid An-Nur, dilanjutkan Kitab Kifayatul Atqiya yang juga sentral di Masjid dan biasanya diikuti oleh asatidz dan penduduk desa setempat. Kitab At-Tazhib sentral di Gor untuk santri putra dan terakhir kitab Ihya Ulumuddin yang biasanya selesai dibacakan hingga pukul 23.00 WIB.

Beliau menjalani padatnya aktifitas dengan penuh ikhlas, dan berusaha selalu menjaga  manajemen waktu hariannya dengan demikian istiqomah. Berusaha untuk tidak melewatkan waktu barang sedikitpun untuk kesia-siaan dan kelalaian belaka. Disela-sela waktunya, Beliau pun masih menyempatkan diri untuk menambah bacaannya, baik berupa kitab atau bacaan umum sepert surat kabar yang Beliau langgan setiap harinya. Abah adalah teladan nyata setiap santri, keluarga dan orang-orang disekelilingnya. Satu diantara teladan itu adalah tentang manajemen waktu. Tentang memanfaatkan setiap waktu dengan sebaik-baiknya. (NHD)

 

 

Written by alex in: Arofta |
Nov
09
2011
114

Money Pocket Heat in the Kiai NU

NU drum beaten shortly. Team’s success even more excited for the candidates to pass their respective heroes. Various methods are used, ranging from the war discourse, mutually support the claim, money politics to prayer istikharah. State court did not want to miss a good moment five years.
Tuesday (23/03) afternoon, President Susilo Bambang Yudhoyono is scheduled to open the event Congress Nahdlatul Ulama (NU) to-32 at the Celebes Convention Center, Makassar, South Sulawesi, which was attended by about eight thousand people. Opening the conference NU by heads of state or president has become such a tradition at NU. Thus affirmed the central committee chairman KH NU Hafidz Usman, during a press conference last preparatory conference in the office of NU Jakarta, Thursday (18 / 3).
According Hafidz Usman, the board of the region that have been registered 33 regions, 473 branch managers, branch managers and 14 special NU abroad. As alluded to prospective Rais’ Am and general chairman of the Executive Board of Nahdlatul Ulama (NU), Hafidz confirmed that it has not been established. Determination of the candidate will be a discussion session on the order of selection of candidates. From there it will be obvious how the candidate.
“There are now only candidate. Usually to be so candidates must be supported by at least 99 votes. In every election, both the Rais’ Am and ketum NU, each representative of muktamirin (conference participants) only has one vote, “he said.
As heavily in the media, a number of names will enliven the exchange ketum NU. Among Masdar F Mas’udi KH, KH Said Aqil Siradj, Ahmad Bagdja H, H Slamet Effendy Yusuf, KH Salahuddin Wahid, and KH Ali Maschan Moses. As for prospective candidates Rais’ Am, sticking name Hasyim, KH Mahfudh Sahl, KH Ma’ruf Amin, Habib Lutfi bin Yahya, KH Mustofa Bisri, and KH Maimun Zubair.
“All the names mentioned were good, although admittedly no one is perfect. Perhaps Said Aqil and Gus Solah a pretty good support from the branch and region. Said has benefits, such as intellectual preformance, good mastery of science and religion can understand the language of NU from top to bottom level. Only at the level of administrative organization, he is weak, “said Dr.. KH Malik Madany, MA., Vice-Katib Syuriyah NU.
In the view of Malik Madany, since the beginning of Gus Solah already advantaged lineages. His grandfather highly respected founder of NU NU. Other forces, support for Gus Solah flowing from the base in East Java NU big enough. Unfortunately, Gus Solah less known because NU has not played in NU’s religious discourse. In addition, Gus Solah also never long in boarding.
“Only recently he returned to boarding school after boarding school nurturing Tebuireng. Although Said and Gus Solah have a lot of carries, but our support can be changed at any time. It could be later that stuck in the middle of the conference even beyond the two figures it. What is clear, NU ketum future must be able to revive the organization that is less walking, gait and sharpen fundamental duty NU practical and not political, “said Malik Madany the day-to-day teaching at the Faculty of Sharia UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Strong support for Gus Solah and Said Aqil, according to sources in Indonesia Monitors circle NU officials, not separated from the role and support of President SBY. Reportedly, of the six candidates ketum NU, it’s only two characters who were called to Cikeas, SBY private residence. Both were called in
different times. Gus Solah initially invited to Cikeas, accompanied by a minister who comes from NU. The next day, approximately at 07.00, arriving at the turn of Said Aqil Cikeas.
“However, the president has an interest in NU. President wants ketum NU can come together with the government. The goal for government programs such as building kerakyakatan economy, improve the quality of education, the eradication of terrorism to put the brakes on radical Islamic movement is assisted and supported NU, “said a source who was unwilling to be identified it.
Keeping Muru’ah Ulama NU
Meanwhile, Rais Syuriyah PWNU Central Java KH Masruri Mughni opinion, anyone who wants to be ketum figures NU should at least have three requirements. The first must have a science scholar. Both understand and be able to arrange or memenej organization. All three state political control. As for the candidates Rais’ Am, more restrictive requirements. Among other things scientifically is not arbitrary (alim), body and soul is really sincere striving for NU, not a sentimental character, and broad-minded.
“Insights broad meaning he has a political paradigm keumatan, democracy, power, nationhood and statehood, not the activity or to carry dipolitik NU for the sake of practical politics. But I do not want to mention the name of a worthy candidate carried, afraid of offending the other candidates, “he told Indonesia Monitor, Saturday (20/03).
In NU congress, friction-friction to grab the seat ketum NU and Rais’ Am is very fast and fierce. Because of this, not least those who indicated that there will be jutaaan ‘hot money’ that milling, where the end stop in the pockets of the NU’s kiai. Money politics occurred not only in the conference, but pre and post conference. Address this issue, Masruri Mughni smiled for a moment.
“It seems so. His name is human, there are good, some bad, “he replied diplomatically.
Masruri Mughni admit, sometimes there are political money in each board twigs, branches and regions NU. In fact, he has also been approached by several people who offered some money.
“Mr. Kyai, ticket and fare to let our responsibility Makassar. Because there Kyai (conference) about a week, well this money is left for the family Kyai at home, “Masruri Mughni quoting people who want to give money to him.
However, Masruri Mughni not accept it. He knew there was money behind giving intent and purpose of the giver. But the most important reason that self-esteem scholar can not be bought with money. Besides the origin of the money that is not entirely clear.
“I’ve banned the entire board Tanfidziyah PWNU Syuriyah and Central Java to beg for money. We better just let me borrow urunan or may attend the conference. In fact there is only sustenance. Thank God we can go together, “he said.
According Masruri Mughni, the people who used to play party politics is a man of money, officials, businessmen and others who must have an interest against NU. Masruri referred to them as a ‘stowaway’. For Masruri, selection ketum NU and Rais’ Am in the conference as well as the entire process will be much more respectable if not accompanied by money politics.
“NU already has a way to choose the president, through the mechanism of consultation and all the characters who have voting rights istikharah suggested prayers. The goal is that elected leaders will have the pleasure of Allah SWT and willing to carry out the advice of the clergy. More importantly, we went to the conference by upholding and promoting akhlakul khittah nadhliyah Karimah, as the message Rais’ Am Mahfudh KH Sahal. This is in order to maintain muru’ah (self esteem) NU and scholars, “he said. (This article was published in tabloid INDONESIA MONITOR, Issue 90 Year II, 24 to 30 March 2010, page 8 -)

 

Written by alex in: Arofta |
Nov
09
2011
55

Kecenderungan para ulama berfikir modern

KH. Masruri Abdul Mughni yang akrab disapa Abah Masruri merupakan sosok Ulama alim, murah senyum, pembawaannya luwes, bijaksana, dan mampu mengatasi masalah. Sejak kecilnya, Beliau telah dikenal memiliki jiwa kepemimpinan dan selalu dituakan di desa Benda. KH. Moch.Masruri Abdul Mughni di lahirkan di Desa Benda pada tanggal 23 Juli tahun 1943, Beliau adalah putra pertama dari 2 (dua) bersaudara buah hati pasangan H. Abdul Mughni dengan Hj. Maryam, Beliau adalah cucu dari KH. Kholil bin Mahalli, salah seorang Muassis Pondok Pesantren Al Hikmah.

Pada tahun 1965, di usia

yang ke 22 tahun KH. Moch. Masruri Abdul Mughni telah menikah dengan Hj. Adzkyah binti KH. Cholil yang waktu itu berusia 18 tahun. Dari hasil pernikahan tersebut Abah Masruri dikaruniai  sembilan orang putra, dan tujuh orang putri . Pada tahun 1996 , di usia yang ke 48 tahun istri Abah Hj. Adzkyah meninggal dunia karena menderita sakit.

Atas petunjuk dan do’a restu beberapa para kyai pada tahun 1999 Abah menikah dengan Hj. Musdalifah bin Anas, dari hasil pernikahan yang kedua ini Abah dikaruniai dua orang putra, dan dua orang putri .

PENDIDIKAN

Semenjak kecilnya, KH. Moch. Masruri Abdul Mughni telah mulai belajar ilmu agama di Pondok Pesantren Al Hikmah yang dikala itu diasuh oleh kakeknya sendiri yakni KH. Kholil bin Mahali di bantu oleh KH. Suhaemi bin Abdul  Ghoni (putra kakak KH.Cholil). Pada tahun 1957 sampai dengan tahun 1959 KH. Moch. Masruri Abdul Mughni belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan pada KH. Sayuti dan KH. Bisri di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang, merasa sudah cukup belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan di Pondok Pesantren Tasik Agung Rembang maka pada tahun 1959 KH. Masruri Abdul Mughni hijrah ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang Jawa Timur hingga tahun 1965. Selain nyantri di beberapa Pondok Pesantren tersebut , KH. Moch. Masruri Abdul Mughni juga aktif  tabarukan di beberapa Pondok Pesantren di Indonesia, diantaranya adalah Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur.

KARIER

Selain belajar mengaji dan memperdalam ilmu keagamaan sejak kecil hingga sekarang KH. Moch. Masruri Abdul Mughni juga dikenal aktif dalam berorganisasi , diantara kiprah organisasi Beliau adalah :

Pandu Ansor;

Kepengurusan IPNU, pada tahun 1959 sampai dengan tahun 1965;

Pengurus NU dari mulai Tingkat Ranting hingga PWNU, dari tahun 1965 sampai dengan tahun 1984;

Sebagai Rois Jawa Tengah, sejak tahun 1984 selama 4 (empat) periode berturut-turut

Rois Syuriah wilayah Jawa Tengah, sejak tahun 2003 sampai  saat in

 

Written by alex in: BERITA PONDOK |
Nov
09
2011
0

Banyak keuntungan dari berbuat baik

Dalam pengajian tafsir Jalalain, Rabu (30/3) KH. Masruri Abdul Mughni menjelaskan bahwa betapa beruntungnya orang yang berbuat baik. Orang yang berniat berbuat baik maka Allah akan mencatatnya sebagai suatu kebaikan yang sempurna di sisiNya, dan ketika orang itu melakukan apa yang telah diniatkan maka Allah akan mencatatnya sebagai sepuluh kebaikan di sisiNya, sampai menjadi tujuh ratus kali lipat, bahkan dapat sampai menjadi berganda-ganda yang sangat banyak. Orang yang berniat berbuat jahat tidak akan mendapatkan dosa selama itu hanya sebuah niat, orang itu akan mendapatkan dosa setelah ia melakukan apa yang ia niatkan dan Allah tala akan mencatatnya sebagai satu keburukan saja di sisiNya, namun jika setelah dia berniat berbuat jahat ia tidak melakukan apa yang ia niatkan, maka dia tidak mendapatkan dosa melainkan Allah tala akan mencatatnya sebagai suatu kebaikan yang sempurna di sisiNya. Hal ini sesuai dengan Hadits Qudsi : Dari Abul Abbas, yaitu Abdullah bin Abbas bin Abdul Muththalib, radhiallahu anhuma dari Rasulullah s.a.w. dalam suatu uraian yang diceriterakan dari Tuhannya Tabaraka wa Tala Hadis semacam ini disebut Hadis Qudsi bersabda:Sesungguhnya Allah tala itu mencatat semua kebaikan dan keburukan, kemudian menerangkan yang sedemikian itu  yakni mana-mana yang termasuk hasanah dan manamana yang termasuk sayyiah. Maka barangsiapa yang berkehendak mengerjakan kebaikan, kemudian tidak jadi melakukannya, maka dicatatlah oleh Allah yang Maha Suci dan Tinggi sebagai suatu kebaikan yang sempurna di sisiNya, dan barangsiapa berkehendak mengerjakan kebaikan itu kemudian jadi melakukannya, maka dicatatlah oleh Allah sebagai sepuluh kebaikan di sisiNya, sampai menjadi tujuh ratus kali lipat, bahkan dapat sampai menjadi berganda-ganda yang amat banyak sekali. Selanjutnya barangsiapa yang berkehendak mengerjakan keburukan kemudian tidak jadi melakukannya maka dicatatlah oleh Allah Taala sebagai suatu kebaikan yang sempurna di sisiNya dan barangsiapa yang berkehendak mengerjakan keburukan itu kemudian jadi melakukannya, maka dicatatlah oleh Allah Taala sebagai satu keburukan saja di sisiNya. (Muttafaq unialaih)

Written by alex in: Arofta,BERITA PONDOK |

Powered by WordPress. Theme: TheBuckmaker. Download PHP Scripts, Xoppla Dikelola bersama oleh Blogmalhikdua Team dan malhikdua.sch.id